Perhitungan CKPN Piutang di Perusahaan
Latar Belakang
Dalam era ekonomi yang volatile, di mana transaksi kredit mendominasi, pengelolaan piutang yang efektif menjadi kunci keberlangsungan perusahaan. Krisis keuangan global 2008 telah mengubah paradigma dalam menilai risiko kredit, yang direspons dengan dikeluarkannya IFRS 9 (diadopsi sebagai PSAK 71 di Indonesia). Perubahan dari model “incurred loss” ke “expected credit loss” (ECL) ini menjadikan perhitungan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Piutang semakin kompleks dan krusial, terutama di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi COVID-19 dan ketidakpastian geopolitik global.
Di Indonesia, urgensi ini semakin meningkat ketika survei Bank Indonesia tahun 2022 menunjukkan 65% perusahaan menengah ke atas mengalami peningkatan NPL, dan juga 40% kesulitan menghitung CKPN sesuai PSAK 71. Namun, di balik tantangan ini, OJK mengungkapkan bahwa perusahaan dengan manajemen CKPN yang baik cenderung lebih tangguh dan menarik bagi investor. Di era big data, perhitungan CKPN yang akurat tidak hanya meningkatkan kepatuhan dan profil kredit, tetapi juga menjadi alat strategis untuk memahami perilaku pelanggan dan tren industri, menjadikan pelatihan ini krusial bagi profesional keuangan modern.
Tujuan Pelatihan
- Memahami konsep dasar dan juga pentingnya CKPN Piutang
- Menguasai metode perhitungan CKPN Piutang sesuai standar akuntansi terkini
- Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi CKPN Piutang
- Mengaplikasikan perhitungan CKPN Piutang dalam konteks perusahaan
- Menginterpretasikan dampak CKPN Piutang terhadap laporan keuangan
Materi Pelatihan
- Pengantar CKPN Piutang
– Definisi dan juga tujuan CKPN Piutang
– Standar akuntansi terkait (PSAK 71 / IFRS 9)
– Peran CKPN dalam manajemen risiko kredit - Metode Perhitungan CKPN Piutang
– Individual Assessment vs. Collective Assessment
– Expected Credit Loss (ECL) Model
– Perhitungan Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD), dan juga Exposure at Default (EAD)
– Studi kasus dan juga uji latihan praktis - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi CKPN Piutang
– Kondisi makroekonomi
– Profil risiko pelanggan
– Jaminan dan juga agunan
– Restrukturisasi piutang - Implementasi CKPN Piutang di Perusahaan
– Kebijakan kredit perusahaan
– Pengumpulan dan juga validasi data
– Penggunaan software dan tools (Excel, SQL, atau software khusus)
– Dokumentasi dan juga pelaporan - Dampak CKPN Piutang pada Laporan Keuangan
– Pengaruh terhadap neraca dan laporan laba rugi
– Analisis rasio keuangan (NPL, Coverage Ratio)
– Implikasi pada keputusan investasi dan juga pembiayaan - Diskusi dan juga Studi Kasus Komprehensif
– Presentasi kasus nyata dari berbagai industri
– Sesi tanya jawab dan juga diskusi kelompok
– Evaluasi dan juga umpan balik
Jadwal Pelaksanaan dan Tempat Pelaksanaan
| Bulan | Minggu I
Bandung |
Minggu II
Jakarta |
Minggu III
Bandung |
MInggu IV
Yogyakarta |
Minggu V
Denpasar |
| Januari | 2-4 | 9-11 | 16-18 | 23-25 | 29-31 |
| Februari | 5-7 | 13-15 | 20-22 | 27-29 | |
| Maret | 5-7 | 12-14 | 19-21 | 26-28 | |
| April | 2-4 | 8-9 | 16-18 | 23-25 | 29-30 |
| Mei | 6-8 | 14-16 | 20-22 | 28-30 | |
| Juni | 4-6 | 11-13 | 18-20 | 25-27 | |
| Juli | 2-4 | 9-11 | 16-18 | 23-25 | 29-31 |
| Agustus | 6-8 | 13-15 | 20-22 | 27-29 | |
| September | 3-5 | 10-12 | 17-19 | 24-26 | |
| Oktober | 1-3 | 8-10 | 15-17 | 22-24 | 29-31 |
| November | 5-7 | 12-14 | 19-21 | 26-28 | |
| Desember | 3-5 | 10-12 | 17-19 | 23-24 |
Harga
Offline
- Public Training mulai dari 5.000.000 – 7.000.000 perorang
- Inhouse Training mulai dari 850.000 perorang
Online
- Public Training mulai dari 1.200.000 perorang
- Inhouse Training mulai dari 600.000 perorang
Fasilitas
- Tempat Training Hotel Minimal Bintang 3
- Expert Training
- Lunch dan juga Coffee Break 2x
- Backpack Exclusive
- Jaket Exclusive (Souvenir)
- Modul Pelatihan (hard copy & soft copy)
- ATK
- Sertifikat
- Dokumentasi
Views: 238