BASIC LEADERSHIP

BASIC LEADERSHIP

 

Secara aklamasi para akademisi maupun kalangan praktisi bisnis sepakat bahwa peranan SDM atau Sumber Daya Manusia sangat berperan pada kemampuan bersaing setiap organisasi bisnis, bahkan pada saat ini dalam kalangan praktisi bisnis, SDM disebut sebagai capital asset yang sangat berharga. Peranan SDM ini akan semakin nampak, ketika pola perubahan bisnis dan tingkat persaingan usaha yang semakin kompleks dipicu oleh berbagai faktor yang kadang tak terkendali dan sulit diprediksi, hanya organisasi-organisasi yang mampu memanfaatkan berbagai kesempatan secara cepat dan signifikan yang akan menjadi pemenang.

 

Pemimpin di suatu organisasi baik bisnis maupun non bisnis memberikan kontribusi yang tidak sedikit untuk menjalankan roda organisasi, karena peran dan fungsi pemimpin sangat strategis terutama sebagai bagian yang ikut menggerakkan sumber daya dan sumber lainnya yang dimiliki organisasi. Oleh sebab itu seorang pemimpin harus memiliki kemampuan atau keterampilan terutama berhubungan dengan bagaimana menggerakkan anak buah sehingga mampu mempengaruhi mereka untuk mencapai tujuan organisasi.  Banyak keterampilan yang harus dimiliki untuk mempengaruhi anak buah diantaranya adalah bagaimana berkomunikasi secara efektif, bagaimana mengelola konflik dalam kelompok, bagaimana  memotivasi diri dan bawahan agar menghasilkan produktivitas tinggi, bagaimana bernegosiasi dengan bawahan, atasan maupun rekan kerja, bagaimana mengelola perubahan internal dan ekternal yang terus bergulir, bagaimana  “bergaya” kepemimpinan sehingga mampu memanfaatkan sumber daya yang ada secara optimal, bagaimana mengambil keputusan dalam resiko tinggi, tidak beresiko dan dalam situasi tak pasti, bagaimana menciptakan iklim kerja yang berorientasi kepada countinous improvement  dalam proses pelayanan kepada konsumen baik internal maupun eksternal.  Hal  yang paling mutlak adalah bagaimana seorang pemimpin harus menerapkan gaya kepemimpinan  otoriter dan kapan harus menerapkan iklim kerja demokrasi Pelatihan Effective Leadership  ini diarahkan untuk menjawab pertanya-pertanyaan diatas.

 

Menjawab masalah apa?

 

Masih banyak dijumpai orang yang dipilih dan diposisikan menduduki suatu jabatan dimana salah satu tugasnya mengandung unsur harus Memimpin Orang Lain, tidak menyadari masih salah dalam menerapkan cara memimpin orang lain. Hal ini bisa diakibatkan karena beberapa hal, seperti:

  • Salah kaprah mendefinisikan Pemimpin dan Kepemimpinan beserta prinsip-prinsip yang mendasarinya.
  • Tidak memahami bagaimana prinsip-prinsip untuk dapat menggerakkan orang lain.
  • Menerapkan cara memimpin dengan mengikuti kata hati dan temperamen diri sendiri.
  • Tidak memahami bagaimana memanfaatkan sumber kekuasaan pemimpin dan Taktik untuk mempengaruhi bawahan.
  • Tidak memahami apa yang menjadi ”Tanggung Gugat” secara terukur.
  • Tidak mampu melakukan komunikasi dengan metode yang benar dan tepat.
  • Tidak mampu mengelola konflik yang terjadi didalam tubuh oraganisasi.
  • Tidak memiliki kemampuan untuk membawa perusahaan ke dalam proses merealisasi visi dan misi corporate.
  • Kurang paham dengan yang terjadi pada bawahan, yang cenderung berpotensi konflik dalam proses mengakomodasi perbedaan atau dinamika organisasi.
  • Tidak dapat membawakan Citra Diri sebagai seorang pemimpin yang benar, dan tidak memahami berbagai tipe temperamen dasar orang lain.
  • Kurang peka dalam merespon perubahan lingkungan eksternal dan ragu dalam proses pengambilan keputusan sehubungan dengan aliran informasi yang semakin cepat.

 

Dari penerapan metode kepemimpinan yang kurang pas tersebut dapat mengakibatkan hal-hal sebagai berikut:

    1. Hasil yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang dicanangkan.
    2. Suasana kerja tidak mendukung.
    3. Kekompakan kerja tim tidak harmonis.
    4. Lahirnya pemimpin baru seperti yang diharapkan tidak terwujud.
    5. Pemanfaatan berbagai sumber daya yang tersedia tidak efektif dan efisien.
    6. Pemborosan di segala aspek.

 

Manfaat apa yang akan diperoleh ?

 

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan dapat:

  1. Mengerti dan memahami tanggung gugat yang ada dipundaknya.
  2. Mengerti bagaimana prinsip menggerakkan orang lain menuju sasaran yang telah dicanangkan.
  3. Mengevaluasi kualitas kelengkapan kepemimpinan yang ada dalam dirinya dan bagaimana mengisi gap yang ada.
  4. Mengembangkan dialog diri dan kedisiplinan diri seorang pemimpin sejati.
  5. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi yang menggerakkan.
  6. Memahami rambu-rambu atau aturan yang harus ditaati dalam memimpin orang.
  7. Mengembangkan kemampuan untuk mengelola konflik antar anggota dan memprosesnya menjaid konflik fungsional.
  8. Mengembangkan kemampuan untuk memotivasi anak buah dan menggerakkannya untuk menghasilkan produktivitas kerja.

 

MATERI PELATIHAN

Hari ke satu : KEPEMIMPINAN AND CORPORATE PERFROAMNCE

Materi ini berisikan konsep dan teori kepemimpinan secara umum, sub materi yang akan disampaikan adalah :

KONSEP DAN IMPLEMENTASI  LEADERSHIP :

  • Konsep kepemimpinan
  • Faktor-faktor yang dapat digunakan untuk mempengaruhi
  • 8 sumber kekuasaan pemimpin (corective power, reward power,legitimate power, expert power, referent power)
  • 7 taktik mempengaruhi ( penalaran, persahabatan, koalisi, tawar menawar, asertif, kewenangan yang lebih tinggi, sanksi).
  • Kepercayaan VS kepemimpinan
  • Perkembangan pemikiran tentang kepemimpinan ( trait theory, behavior theory, Authoritarian, Democratic & Laissez‑Faire)
  • Continuum of leadership Behavior
  • The mangerial grid
  • Situasional leadership
  • Trasformasional leadership
  1. CORPORATE PERFORMANCE AND GOAL
  • Konsep kinerja organisasi
  • Kinerja berbasis finansial
  • Kinerja berbasis konsumen
  • Kinerja berbasis bisnis internal
  • Kinerja berbasis SDM
  • Fungsi dan peran pemimpin dalam mencapai kinerja organisasi dan departemen
  • Perumusan kinerja
  1. COACHING COUNSELING AND MENTORING
  • Konsep CCM
  • Teknik dan implementasi Coaching
  • Praktek G-R-O-W
  • Praktek Konseling
  • Praktek Mentoring
  1. COMMUNICATION, MANAJEMEN KONFLIK DAN MOTIVASI,

Materi yang disampaikan berhubungan dengan kemampuan pemimpin untuk menyelesaikan konflik di organisasi, bagaimana berkomunikasi dan bagaimana memberikan motivasi.  Sub Materi terdiri dari :

  • MANAJEMEN KONFLIK  ( pandangan tradisional, hubungan antar manusia dan transaksional), bagaimana mengelola konflik organisasi, konflik fungsional dan disfungsional, menyelesaikan konflik yang deadlock, menciptakan konflik fungsional dan teknik strategi menghilangkan konflik disfungsional
  • MOTIVASI BAWAHAN, motivasi konsep, motivasi sebagai sumber energi manusia, konsep kerja produktif, membangun etos kerja ( Fear motivation, achievement motivation, Inner motivation) motivasi
  • KOMUNIKASI EFEKTIF :Memahami karakter manusia ( Sanguinis populer, melankolis sempurna, koleris dna plegmatis) dan bagaimana mengembangankan motivasi dan komunikasi dengan berbagai watak, komunikasi efektif, sumber dan proses komunikasi, miss comunication.

Views: 17

KONTAK KERJASAMA

Hubungi kami dengan tekan tombol dibawah ini