Manajemen Risiko Lembaga Keuangan Non Bank
Deskripsi
Pelatihan Manajemen Risiko Lembaga Keuangan Non Bank: Dalam operasionalnya, Lembaga Keuangan Non Bank (LKNB) menghadapi berbagai jenis risiko yang dapat mempengaruhi kinerja, keberlanjutan usaha, serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut. Kompleksitas produk, persaingan industri, perubahan regulasi, serta ketidakpastian kondisi ekonomi menuntut LKNB memiliki kemampuan yang andal dalam mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko. Tanpa pengelolaan risiko yang efektif, potensi kerugian dan gangguan operasional bisa meningkat, berdampak pada reputasi hingga keberlangsungan bisnis.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan praktis. Pertama, peserta akan mampu mengidentifikasi, menganalisis, mengukur, memantau, serta mengendalikan risiko di lembaga keuangan non bank (LKNB). Selanjutnya, program ini memungkinkan penerapan prinsip manajemen risiko secara sistematis sesuai regulasi dan standar terbaik. Akhirnya, pelatihan ini bertujuan menjaga kelangsungan usaha, melindungi aset, serta meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.
Selain itu, pelatihan ditujukan bagi profesional dengan peran strategis di LKNB. Misalnya, peserta berasal dari manajemen, pejabat eksekutif, manajer, hingga staf di bidang manajemen risiko, kepatuhan, audit internal, operasional, treasury, investasi, dan tata kelola perusahaan.
Materi Pelatihan Manajemen Risiko Lembaga Keuangan Non Bank
Konsep Dasar Manajemen Risiko
- Pertama, definisi dan tujuan manajemen risiko.
- Selanjutnya, karakteristik risiko di sektor keuangan non bank.
- Akhirnya, peran manajemen risiko dalam keberlanjutan usaha LKNB.
Kerangka Kerja Manajemen Risiko
- Pertama, prinsip dan komponen manajemen risiko menurut ISO 31000.
- Kemudian, kebijakan, prosedur, dan struktur organisasi risiko.
- Terakhir, pembentukan Risk Management Framework di LKNB.
Identifikasi Risiko
- Pertama, teknik dan metode identifikasi risiko.
- Berikutnya, jenis-jenis risiko di LKNB (kredit, likuiditas, operasional, pasar, kepatuhan, reputasi, strategis).
- Akhirnya, penyusunan risk register.
Pengukuran dan Analisis Risiko
- Pertama, metode pengukuran risiko keuangan dan non-keuangan.
- Selanjutnya, Risk Assessment Matrix dan penentuan risk appetite.
- Terakhir, studi kasus pengukuran risiko di LKNB.
Pemantauan dan Pengendalian Risiko
- Pertama, proses pemantauan risiko secara berkala.
- Kemudian, penyusunan mitigasi risiko dan action plan.
- Akhirnya, pelaporan dan eskalasi risiko.
Manajemen Risiko Operasional di LKNB
- Pertama, risiko fraud, kesalahan prosedur, dan risiko teknologi.
- Selanjutnya, strategi pencegahan dan mitigasi risiko operasional.
Manajemen Risiko Keuangan di LKNB
- Pertama, risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko pasar.
- Berikutnya, analisis dampak risiko keuangan terhadap kinerja lembaga.
Kepatuhan terhadap Regulasi dan Prinsip Tata Kelola
- Pertama, regulasi OJK terkait manajemen risiko LKNB.
- Kemudian, integrasi manajemen risiko dalam governance perusahaan.
- Terakhir, audit risiko dan peran komite risiko.
Penyusunan Laporan Manajemen Risiko
- Pertama, format dan struktur laporan risiko.
- Selanjutnya, penyampaian rekomendasi kepada manajemen dan regulator.
Studi Kasus dan Simulasi
Tujuan Pelatihan Manajemen Risiko Lembaga Keuangan Non Bank
- Pertama, memberikan pemahaman menyeluruh tentang konsep, prinsip, dan kerangka kerja manajemen risiko di sektor lembaga keuangan non bank.
- Selanjutnya, meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi berbagai jenis risiko yang dapat memengaruhi keberlangsungan operasional lembaga.
- Kemudian, membekali peserta dengan metode dan teknik pengukuran, pemantauan, serta pengendalian risiko secara efektif.
- Berikutnya, mendorong penerapan prinsip manajemen risiko sesuai regulasi OJK dan standar praktik terbaik di industri jasa keuangan.
- Akhirnya, mengembangkan keterampilan dalam menyusun risk register, risk assessment, serta mitigasi risiko di lingkungan LKNB.
- Selain itu, memperkuat kapasitas organisasi dalam membangun budaya sadar risiko (risk awareness) di seluruh lini operasional.
- Terakhir, meningkatkan kesiapan peserta dalam menyusun laporan risiko dan memberikan rekomendasi pengelolaan risiko kepada manajemen dan regulator.
Jadwal dan Tempat Pelatihan
| Bulan | Minggu I
Bandung |
Minggu II
Jakarta |
Minggu III
Bandung |
Minggu IV
Yogyakarta |
| Januari | 6-8 | 13-15 | 20-22 | 27-29 |
| Februari | 3-5 | 10-12 | 17-19 | 24-26 |
| Maret | 3-5 | 10-12 | 17-19 | 24-26 |
| April | 7-9 | 14-16 | 21-23 | 28-30 |
| Mei | 5-7 | 13-15 | 19-21 | 26-28 |
| Juni | 2-4 | 9-11 | 16-18 | 23-25 |
| Juli | 7-9 | 14-16 | 21-23 | 28-30 |
| Agustus | 4-6 | 11-13 | 18-20 | 25-27 |
| September | 1-3 | 8-10 | 15-17 | 22-24 |
| Oktober | 6-8 | 13-15 | 20-22 | 27-29 |
| November | 3-5 | 10-12 | 17-19 | 24-26 |
| Desember | 1-3 | 8-10 | 15-17 | 22-24 |
Harga Pelatihan
Offline
- Public Training mulai dari 5.000.000 – 7.000.000 perorang
- Inhouse Training mulai dari 850.000 perorang
Online
- Public Training mulai dari 1.200.000 perorang
- Inhouse Training mulai dari 600.000 perorang
Fasilitas Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Expert Trainer
- Coffee Break 2x per hari
- Lunch 1x per hari
- Room meeting hotel minimal bintang tiga
- Materi pelatihan dalam bentuk hard copy dan juga soft copy
- ATK
- Backpack exclusive
- Jaket eksklusif (souvenir)
- Dokumentasi
- Laporan Pelatihan
- Pre and Post Test
Baca Juga : Pelatihan Manajemen Risiko Keuangan dan Non Keuangan
Instagram Kami : https://www.instagram.com/anntamandirisejahtera/
Views: 26