Training P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)
Deskripsi
Training P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) – Setiap proses pekerjaan di perusahaan beresiko mengakibatkan kecelakaan kerja dari mulai ringan sampai dengan berat. Kecelakaan tersebut bisa terjadi karena kondisi tempat kerja yang tidak aman (Unsafe Condition) maupun karena kelalaian pekerja (Unsafe Action). Kecelakaan kerja yang terjadi tentu sangat merugikan perusahaan. Hal ini karena setiap kecelakaan mengancam terjadinya korban jiwa dan kerusakan property/fasilitas perusahaan.
Gangguan kesehatan dan kecelakaan kerja bisa diantisipasi dengan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Untuk itu perusahaan berkewajiban memberikan pelatihan p3K pada petugasnya. Menurut peraturan yang berlaku di Indonesia, petugas tersebut harus memiliki lisensi dari instansi yang bertanggung di bidang ketenagakerjaan.
Berikut beberapa alasan pentingnya melakukan training P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) di perusahaan:
- Mengurangi risiko cedera yang lebih parah
Training P3K memungkinkan karyawan untuk segera memberikan pertolongan pada korban cedera ringan akibat kecelakaan kerja. - Menyelamatkan nyawa
Kadangkala kecelakaan di tempat kerja bisa berakibat fatal, seperti tersetrum aliran listrik, terjatuh dari ketinggian, dll. Training P3K memastikan setidaknya ada beberapa karyawan yang mampu memberikan pertolongan darurat untuk menyelamatkan nyawa sampai bantuan medis tiba. - Memenuhi peraturan K3
Di banyak negara, termasuk Indonesia, undang-undang K3 mewajibkan penyediaan petugas P3K yang terlatih di tempat kerja sebagai bagian dari upaya mitigasi bahaya kecelakaan kerja. Pelatihan ini penting agar perusahaan mematuhi peraturan tersebut. - Meningkatkan rasa aman karyawan
Adanya petugas P3K di tempat kerja membuat karyawan merasa lebih aman dan terlindungi. - Menunjukkan komitmen perusahaan akan K3
Dengan menyelenggarakan training P3K secara berkala, perusahaan menunjukkan komitmennya terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan kerjanya.
Kesimpulannya, training P3K di tempat kerja bukan sekadar pemenuhan regulasi, tapi merupakan investasi berharga untuk melindungi aset terpenting perusahaan, yaitu para karyawan. Oleh karena itu, semua perusahaan disarankan untuk secara rutin melaksanakan pelatihan ini.
Materi Training P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)
- Peraturan perudangan yang berkaitan dengan Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)
- Dasar – dasar Kesehatan Kerja
- Dasar – dasar Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)
- Penilaian korban (Body Check): Pemeriksaan primer dan pemeriksaan sekunder
- Teknik memanggil bantuan medis
- Penunjang Hidup Dasar/Basic Life Support : Resusitasi Jantung dan Paru (CPR)
- Syok dan pingsan
- Luka perdarahan, Shock Perdarahan (Stop Bleeding): memar, perdarahan luar, perdarahan dalam, luka bakar
- Cedera tulang dan sendi : terkilir, dislokasi sendi, patah tulang
- Alat dan perlengkapan pertolongan pertama.
- Pembalutan dan Pembidaian
- Keracunan, termasuk gigitan dan sengatan binatang berbisa
- Penyakit-penyakit darurat : serangan jantung, stroke, epilepsi, diare
- Gangguan akibat suhu ekstrem : kelelahan panas, heat stroke, hypothermia
- Teknik evakuasi dan transportasi korban
- Simulasi & Praktek
- Evaluasi
Baca juga pelatihan serupa :
Training Hazardous Materials Handling
Pelatihan Incident Reporting, Investigation and Analysis (IRIA)
Tujuan Training P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)
Berikut ini adalah beberapa tujuan utama bagi peserta Training P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan):
1. Memahami dasar-dasar P3K
Peserta training akan mempelajari berbagai konsep dasar dalam P3K seperti penanganan luka, patah tulang, pingsan, tersedak, dll. Ini adalah pondasi penting sebelum memberikan pertolongan.
2. Mampu mengenali kondisi gawat darurat
Peserta akan dilatih mengenali situasi yang membutuhkan tindakan P3K seperti pendarahan hebat, henti jantung, sesak napas, dsb. Hal ini penting agar pertolongan diberikan dengan cepat dan tepat.
3. Mampu memberikan pertolongan awal yang tepat
Dengan training, peserta diharapkan dapat melakukan langkah-langkah pertolongan awal pada kasus cedera ringan maupun berat, sesuai prosedur yang benar agar kondisi korban tidak memburuk.
4. Bisa melakukan evakuasi dengan aman
Peserta akan diberi pelatihan cara mengevakuasi korban dari lokasi kecelakaan dengan aman dan hati-hati agar tidak memperparah cedera.
5. Meningkatkan kemampuan penanganan stres
Situasi gawat darurat tentu menimbulkan stres. Training ini juga bertujuan agar peserta mampu mengendalikan stres agar dapat tetap fokus menolong korban.
Dengan menguasai pengetahuan dan ketrampilan pertolongan pertama pada kecelakaan, diharapkan peserta training P3K dapat menjadi penolong handal di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Jadwal Pelaksanaan dan Tempat Pelaksanaan
| Bulan | Minggu I
Bandung |
Minggu II
Jakarta |
Minggu III
Bandung |
MInggu IV
Yogyakarta |
Minggu V
Denpasar |
| Januari | 2-4 | 9-11 | 16-18 | 23-25 | 29-31 |
| Februari | 5-7 | 13-15 | 20-22 | 27-29 | |
| Maret | 5-7 | 12-14 | 19-21 | 26-28 | |
| April | 2-4 | 8-9 | 16-18 | 23-25 | 29-30 |
| Mei | 6-8 | 14-16 | 20-22 | 28-30 | |
| Juni | 4-6 | 11-13 | 18-20 | 25-27 | |
| Juli | 2-4 | 9-11 | 16-18 | 23-25 | 29-31 |
| Agustus | 6-8 | 13-15 | 20-22 | 27-29 | |
| September | 3-5 | 10-12 | 17-19 | 24-26 | |
| Oktober | 1-3 | 8-10 | 15-17 | 22-24 | 29-31 |
| November | 5-7 | 12-14 | 19-21 | 26-28 | |
| Desember | 3-5 | 10-12 | 17-19 | 23-24 |
Harga
Offline
- Public Training mulai dari 5.000.000 – 7.000.000 perorang
- Inhouse Training mulai dari 850.000 perorang
Online
- Public Training mulai dari 1.200.000 perorang
- Inhouse Training mulai dari 600.000 perorang
Fasilitas
- Tempat Training Hotel Minimal Bintang 3
- Expert Training
- Lunch dan juga Coffee Break 2x
- Backpack Exclusive
- Jaket Exclusive (Souvenir)
- Modul Pelatihan (hard copy & soft copy)
- ATK
- Sertifikat
- Dokumentasi
Cek juga media sosial kami : https://www.instagram.com/anntamandirisejahtera?igsh=MTJpZWl3dzhjajUwMA==
Views: 79